Christo, Artis yang Mengubah Kota

Christo, Artis yang Mengubah Kota

Christo Vladimirov Javacheff, seorang seniman global, baru-baru ini meninggal pada 21 Mei 2020.

Christo lahir pada 13 Juni 1935 di Gabrovo, Bulgaria dan belajar di Akademi Seni Rupa di Sofia.

Akhirnya, Christo pindah ke New York dan tinggal di kota selama 56 tahun. 

Foto oleh Wolfgang Volz

Christo dan rekannya Jeanne-Claude, yang meninggal pada 2009, menciptakan karya seni berskala besar yang berwawasan lingkungan.

Pasangan ini melakukan perjalanan dan mengejutkan pemirsa dengan patung-patung sementara mereka di seluruh dunia. 

"Karya seni Christo dan Jeanne-Claude menyatukan orang-orang dalam pengalaman bersama di seluruh dunia, dan pekerjaan mereka hidup dalam hati dan kenangan kita."

Para seniman menutupi pantai Little Bay di Sydney dengan meniup kain putih, membungkus Reichstag di Berlin, menutupi lereng bukit di Jepang dengan payung berwarna-warni, menggantung tirai di lembah Colorado, dan banyak lagi.

Foto milik Wolfgang Volz

Dalam setiap contoh, karya eye-catching Christo dan Jeanne-Claude hanya berlangsung sebentar sebelum daerah itu kembali ke keadaan aslinya.

Foto milik Wolfgang Volz

"Christo menjalani hidupnya sepenuhnya, tidak hanya memimpikan apa yang tampaknya mustahil tetapi menyadarinya," tulis studionya.

Di saat-saat yang tidak pasti, karya Christo dan Jeanne-Claude berfungsi sebagai pengingat bahwa segala sesuatu akan berlanjut dan kehidupan akan berlanjut.

Akan selalu ada hal-hal baik dan indah yang dinanti-nantikan.

Christo tidak lagi bersama kami, tetapi warisannya hidup melalui foto, kenangan, dan bahkan karya baru yang telah direncanakan dan akan dilaksanakan.

* bersumber sebagian @ www.wmagazine.com

Tags:

LEBIH buzz